Hakiminvestigasi.com

Sumatera Barat_Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E.,  menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ia menyebutkan, bencana ini membawa dampak serius bagi masyarakat, mulai dari kerusakan rumah, terganggunya aktivitas ekonomi, hingga memaksa warga mengungsi.

Lisda menegaskan bahwa Sumatera Barat telah menjadi langganan banjir tahunan, sehingga dibutuhkan langkah strategis dan kajian komprehensif dari masing-masing pemerintah kabupaten/kota. Ia juga mendorong percepatan sejumlah proposal bantuan kebencanaan yang diajukan daerah terdampak.

Bantuan tersebut mencakup dukungan logistik, kebutuhan dasar masyarakat, hingga intervensi pemulihan pascabencana maupun Infrastruktur. Lisda telah mengkomunikasikan beberapa kebutuhan mendesak ke Kementerian Sosial dan BNPB, dan proposal bantuan dari daerah sedang dikawal agar segera ditindaklanjuti.

Daerah-daerah yang terkena dampak terparah antara lain Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pariaman, Padang, Solok, Tanah Datar, dan Agam hingga Kota Padang. BMKG telah mengingatkan untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi pada periode 21-27 November 2025, khususnya pada sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

#Sumeryanto#kris#

(Timred)