hakiminvestigasi.com

Badan Gizi Nasional (BGN) telah menutup 40 dari 45 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan menjadi penyebab insiden keracunan makanan. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyatakan bahwa penutupan ini dilakukan untuk melakukan investigasi dan perbaikan.

Nanik S. Deyang, Wakil Kepala BGN, tidak dapat menahan air matanya saat meminta maaf atas insiden keracunan makanan yang menimpa anak anak penerima manfaat. “Itu semua adalah anak-anak kami yang kami kasih makan,” ujarnya dengan suara bergetar,

– Meningkatkan Pengawasan : BGN akan memperketat pengawasan penyimpanan makanan di seluruh dapur MBG
-Sistem Keamanan Pangan : BGN akan menyempurnakan sistem keamanan pangan nasional dengan penguatan regulasi dan pelatihan rutin bagi mitra penyedia makanan
– Transparansi Menu: BGN akan meningkatkan transparansi jadwal menu harian melalui kanal digital
– Sertifikasi : BGN meminta para mitra untuk melengkapi sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS), sertifikat halal, dan sertifikat kelayakan air dalam waktu satu bulan

BGN berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan dengan baik dan aman. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat dari program ini tanpa khawatir tentang keamanan pangan.

BGN akan bertanggung jawab atas semua insiden keracunan makanan yang terjadi dan akan melakukan segala upaya untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

#BGN#

#TimRed#